Sunday, June 18, 2023

Kemampuan Literasi Matematika, Seperti Apa?

Literasi matematika merupakan kemampuan individu untuk merumuskan, menggunakan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks, termasuk kemampuan melakukan penalaran secara matematika dan menggunakan konsep, prosedur, fakta, sebagai alat untuk mendeskripsikan, menerangkan dan memprediksi suatu fenomena atau kejadian.

7 komponen literasi matematika. Ketujuh komponen tersebut adalah sebagai berikut (OECD, 2012):

a.         Komunikasi (Communication)

Kemampuan untuk mengomunikasikan masalah dilibatkan dalam literasi matematika. Siswa merasakan adanya tantangan, kemudian didorong untuk mengenali dan memahami situasi masalah untuk melakukan proses penyelesaian masalah. Penyelesaian masalah yang sudah dilakukan perlu disajikan dan diberikan penjelasan kepada orang lain.

b.         Matematisasi (Mathematising)

Literasi matematika melibatkan transformasi masalah nyata dalam bentuk matematika (mencakup penataan, konseptualisasi, pembuatan asumsi, dan perumusan model), atau menafsirkan atau mengevaluasi hasil matematis atau model matematika.

c.         Representasi (Representation)

Literasi matematika melibatkan representasi objek dan situasi matematika. Hal ini dapat berarti memilih, menafsirkan, dan menggunakan berbagai representasi untuk memahami dan berinteraksi

d.         Penalaran dan pemberian alasan (Reasoning and argument)

Kemampuan ini melibatkan proses pemikiran logis yang mengeksplorasi dan menghubungkan elemen-elemen masalah untuk menghasilkan suatu kesimpulan, serta memberikan alasan atas pernyataan atau solusi masalah.

e.          Merancang strategi (Devising strategies for solving problems)

Literasi matematika sering membutuhkan strategi untuk memecahkan masalah secara matematis. Strategi ini melibatkan serangkaian proses yang membimbing seseorang untuk secara efektif mengenali, merumuskan dan memecahkan masalah.

f.          Penggunaan simbol (Using symbolic, formal and technical language and operation)

Literasi matematika membutuhkan penggunaan bahasa dan operasi simbolis, formal dan teknis serta melibatkan pemahaman, interpretasi, manipulasi, dan penggunaan ekspresi simbolis dalam konteks matematika (termasuk ekspresi dan operasi aritmatika).

g.         Penggunaan alat matematik (Using mathematics tools)

Alat-alat matematika meliputi alat fisik, seperti alat ukur, kalkulator dan alat berbasis komputer. Selain mengetahui cara menggunakan alat ini, untuk membantu menyelesaikan tugas matematika, siswa perlu mengetahu keterbatasan alat tersebut. 

 

  Bagaimana ciri ciri siswa yang memiliki Literasi Matematika Tinggi?